Buat prolog, jadi sin dan odor itu apa sih? yak bener sin itu dosa dan odor itu bau.
Jadi kesamaannya apa? Nah sedikit cerita tentang bagaimana kehidupan si odor. Odor itu bisa
tadi dapet message di whats app dr kaka kelas, terhura deh saya :"
menanti menunggu
sesuatu yang pasti
akan waktu yang tak diketahui
berjuang
tak kenal lelah
menanti menunggu
syurga yang indah
nanti :)
nah ini dia pesannya ^^
Share dari Ust Dr. Fahmy Lukman:
Suatu saat kami duduk di Masjid Jogokariyan, di hadirat Syaikh Dr. Abu Bakr Al 'Awawidah, Wakil Ketua Rabithah 'Ulama Palestina. Kami katakan pada beliau, "Ya Syaikh, berbagai telaah menyatakan bahwa persoalan Palestina ini takkan selesai sampai bangsa 'Arab bersatu. Bagaimana pendapat Anda?"
Beliau tersenyum. "Tidak begitu ya Ukhayya", ujarnya lembut. "Sesungguhnya Allah memilih untuk menjayakan agamanya ini sesiapa yang dipilihNya di antara hambaNya; Dia genapkan untuk mereka syarat-syaratnya, lalu Dia muliakan mereka dengan agama & kejayaan itu."
"Pada kurun awal", lanjut beliau, "Allah memilih Bangsa 'Arab. Dipimpin RasuluLlah, Khulafaur Rasyidin, & beberapa penguasa Daulah 'Umawiyah, agama ini jaya. Lalu ketika para penguasa Daulah itu beserta para punggawanya menyimpang, Allahpun mencabut amanah penjayaan itu dari mereka."
"Di masa berikutnya, Allah memilih bangsa Persia. Dari arah Khurasan mereka datang menyokong Daulah 'Abbasiyah. Maka penyangga utama Daulah ini, dari Perdana Menterinya, keluarga Al Baramikah, hingga panglima, bahkan banyak 'Ulama & Cendikiawannya Allah bangkitkan dari kalangan orang Persia."
"Lalu ketika Bangsa Persia berpaling & menyimpang, Allah cabut amanah itu dari mereka; Allah berikan pada orang-orang Kurdi; puncaknya Shalahuddin Al Ayyubi dan anak-anaknya."
"Ketika mereka juga berpaling, Allah alihkan amanah itu pada bekas-bekas budak dari Asia Tengah yang disultankan di Mesir; Quthuz, Baybars, Qalawun di antaranya. Mereka, orang-orang Mamluk."
"Ketika para Mamalik ini berpaling, Allah pula memindahkan amanah itu pada Bangsa Turki; 'Utsman Orthughrul & anak turunnya, serta khususnya Muhammad Al Fatih."
"Ketika Daulah 'Aliyah 'Utsmaniyah ini berpaling juga, Allah cabut amanah itu dan rasa-rasanya, hingga hari ini, Allah belum menunjuk bangsa lain lagi untuk memimpin penjayaan Islam ini."
Beliau menghela nafas panjang, kemudian tersenyum. Dengan matanya yang buta oleh siksaan penjara Israel, dia arahkan wajahnya pada kami lalu berkata. "Sungguh di antara bangsa-bangsa besar yang menerima Islam, bangsa kalianlah; yang agak pendek, berkulit kecoklatan, lagi berhidung pesek", katanya sedikit tertawa, "Yang belum pernah ditunjuk Allah untuk memimpin penzhahiran agamanya ini."
"Dan bukankah Rasulullah bersabda bahwa pembawa kejayaan akhir zaman akan datang dari arah Timur dengan bendera-bendera hitam mereka? Dulu para 'Ulama mengiranya Khurasan, dan Daulah 'Abbasiyah sudah menggunakan pemaknaan itu dalam kampanye mereka menggulingkan Daulah 'Umawiyah. Tapi kini kita tahu; dunia Islam ini membentang dari Maghrib; dari Maroko, sampai Merauke", ujar beliau terkekeh.
"Maka sungguh aku berharap, yang dimaksud oleh Rasulullah itu adalah kalian, wahai bangsa Muslim Nusantara. Hari ini, tugas kalian adalah menggenapi syarat-syarat agar layak ditunjuk Allah memimpin peradaban Islam."
"Ah, aku sudah melihat tanda-tandanya. Tapi barangkali kami, para pejuang Palestina masih harus bersabar sejenak berjuang di garis depan. Bersabar menanti kalian layak memimpin. Bersabar menanti kalian datang. Bersabar hingga kita bersama shalat di Masjidil Aqsha yang merdeka insyaaLlah."
Ah.. Campur aduk perasaan, tertusuk-tusuk rasa hati kami di Jogokariyan mendengar ini semua. Ya Allah, tolong kami, kuatkan kami..
terharu ya :')
hari ini try out gaess^^ semoga dimudahkan oleh Allah SWT
amin ~
waktu aku kecil dulu pernah dapat cerita dari orang tua aku, mungkin semua orang pernah ya dapat cerita seperti ini dari orang tuanya masing-masing, but its very important to all of human :)
begini
"jika padi mulai berisi, makin berisi dia makin merunduklah ia"
kata-kata sepele dan terlalu biasa menurut saya, but ini very waw.
dan kata-kata ini
"di atas langit masih ada langit"
yap dua kalimat diatas teh merujuk sama tamak alias sombong.
namanya juga manusia yakan pasti ada lah di dalam hatinya yang terdalam untuk diakui oleh orang lain, sekedar dipuji mungkin, pasti setiap orang menginginkannya, sedih dong kalo ada anak bersikap baik kepada orang tuanya tapi gak dipuji sama sekali, haha :') ada kok ada
tapi kita juga semua udah belajar kan kalau sifat itu berkembang dan menjadi karakter diri seseorang, itu parah banget deh kayaknya, apa apa minta dipuji, minta pengakuan dari orang lain, apalagi namanya kalo bukan sombong :) dann sakitnya tuh di mana-mana kalo kita gak dapat pujian, yagaksih hehe
gaes ada kan hadits yg bunyinya
"amal itu tergantung niatnya, dan seseorang akan mendapatkan sesuai niatnya. ..."
jadi kehidupan kita tuh bukan sekedar minta penghargaan sama orang lain, but jika kita melakukan sesuatu dasarkan hanya untuk Allah SWT semata :) jika kita sudah berpikiran seperti itu, gak bakal lagi pengen dapat pengakuan dari orang lain..
dan kalo kita berbuat sesuatu bukan didasarkan oleh Allah perbuatan itu sia-sia apalagi kalo minta pengakuan dari orang lain hihi, parah banget kan kalau niatnya cuma kaeena minta pujian. aeyy
nah tentang 2 kalimat diatas, kita bisa lihat si padi, makin berisi bulir-bulirnya makin merunduk si padi itu :) makin kemampuan kita bertambah (lebih pintar, lebih sholih, lebih sholihah, lebih apapun deh) makin rendah hati pula kita, kan jadi asoyy tuh haha
terus diatas langit masih ada langit... intinya mah jangan sok deh atas apa yg kita punya, gada apa-apanya deh, semua ini juga datengnya dari Allah kan ;) bakal balik lagi ke Allah
aksi reaksi juga sih, kebanyakan mah orang sombong tamak dan sebagainya jarang ditemen kan..
yuk selalu berdo'a sama Sang Pembolak-balik Hati agar dijauhkan dari sifat-sifat gak baik ini ;)
super duper extremely waw fried egg with masako lezato I miss with people who tell me 'padi' story.. aeyyyy
doain veteran sbm2015 ya all